𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝘂 𝗛𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗧𝗿𝗮𝗻𝘀𝗮𝗸𝘀𝗶 𝗣𝗮𝘀𝗮𝗿 (𝗛𝗧𝗣), 𝗕𝗲𝗮 𝗖𝘂𝗸𝗮𝗶 𝗣𝗮𝘀𝘂𝗿𝘂𝗮𝗻 𝗞𝘂𝗻𝗷𝘂𝗻𝗴𝗶 4 𝗞𝗲𝗰𝗮𝗺𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗦𝗲𝗸𝗮𝗹𝗶𝗴𝘂𝘀

Pasuruan (17/06) – Peraturan dan ketentuan merupakan sarana untuk memberikan jaminan atas sebuah kebijakan yang diberikan, begitu pula pada instansi Bea Cukai. Perusahaan Penghasil Barang Kena Cukai (BKC) berupa hasil tembakau, telah mendapatkan penetapan batasan atas Harga Jual Eceran (HJE) terhadap produk yang dihasilkan untuk melindungi masyarakat Indonesia dari barang-barang yang dibatasi konsumsinya.

Sejalan dengan hal tersebut, pada hari Rabu – Kamis, 16-17 Juni 2021 Bea Cukai Pasuruan melaksanakan monitoring Harga Transaksi Pasar (HTP) dengan mendatangi kios-kios atau toko penjual rokok (BKC) yang terdapat pada 4 kecamatan sekaligus. Adapun kecamatan tersebut meliputi:
1. Kecamatan Panggungrejo
2. Kecamatan Bugul
3. Kecamatan Kejayan
4. Kecamatan Prigen

Adapun kegiatan ini dilaksanakan dengan kerjasama antara Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai (Cukai), Seksi Penindakan dan Penyidikan (P2), serta Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI). Para petugas yang mendatangi TPE melakukan pemantauan harga dengan mendata produk rokok yang dijual, harga jual ke masyarakat serta beberapa informasi kaitannya dengan pita cukai yang dilekatkan pada rokok tersebut.

Selain melaksanakan monitoring HTP, para pegawai juga turut memberikan sosialisasi kepada para penjual rokok (BKC) untuk tidak menerima tawaran dan menjual rokok ilegal, seperti rokok yang tidak dilekati pita cukai yang dijual dengan harga murah. Hal tersebut tentu dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat.

(PLI BC Pasuruan)

#Monitoring
#GempurRokokIlegal
#BeaCukaiRI
#BeaCukaiPasuruan
#𝘞𝘦𝘚𝘦𝘳𝘷𝘦𝘉𝘺𝘏𝘦𝘢𝘳𝘵
#BeaCukaiMakinBaik
#BeaCukaiPasuruanMenujuWBBM