Ada Rokok Murah? Kita Pantau HTP-nya!

Pasuruan (19/9) – Sejalan dengan program “Gempur Rokok Ilegal!” yang selama ini digaungkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kantor Bea Cukai Pasuruan melaksanakan pemantauan (monitoring) terhadap Harga Transaski Pasar (HTP) produk hasil tembakau di Kabupaten Pasuruan pada hari Rabu-Kamis, 18 – 19 September 2019.

Adapun yang menjadi obyek pemantauan HTP ini adalah toko maupun warung yang berada di 4 kecamatan sebagai berikut :
1. Kecamatan Gadingrejo
2. Kecamatan Kraton
3. Kecamatan Wonorejo
4. Kecamatan Sukorejo

Tujuan dari pemantauan ini tentunya adalah untuk mengetahui harga transaksi pasar terhadap produk hasil tembakau yang ada di pasaran, selain itu juga sebagai sarana untuk memantau peredaran rokok illegal yang ada di Kabupaten Pasuruan.

Slamet Fit Ilham sebagai salah satu pegawai yang melaksanakan pemantauan HTP mengatakan bahwa pemantauan ini rutin digelar oleh Kantor Bea Cukai Pasuruan dalam periode tertentu dan berkala untuk mengetahui harga jual rokok yang sebenarnya. “Kami melakukan monitoring HTP ini secara berkala, dan kebetulan untuk periode ini kita lakukan di pertengahan bulan September untuk memantau harga jual rokok yang ada di pasaran.” Ujar Slamet

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 156 tahun 2018 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau dan Peraturan Direktur Jenderal Bea Cukai Nomor Per-37/BC/2017 tentang Tata Cara Penetapan Tarif Cukai Hasil Tembakau, Harga Transaksi Pasar (HTP) paling rendah adalah setara dengan 85% dari Harga Jual Eceran yang melekat pada pita cukai.