Bea Cukai Pasuruan Awasi Pemusnahan 9 Juta Bungkus Rokok PT. HM Sampoerna Tbk

PASURUAN (14/03) –Dalam rangka melaksanakan tugas pokok dan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai  yaitu Community Protector dan Industrial assistance, kali ini Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Pasuruan melakukan pengawasan terhadap salah satu pabrik rokok terkemuka di Pasuruan, PT. HM Sampoerna Tbk. Pengawasan ini  dilakukan terhadap barang kena cukai hasil tembakau yang telah beredar di pasar dan ditarik kembali oleh perusahaan rokok (market return).  Pemusnahan dilakukan di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang dan dicacah di Gudang PT. HM Sampoerna Tbk. Pengawasan terhadap pencacahan dan pemusnahan rokok ini berlangsung sejak tanggal 4 – 22 Maret 2019.

Pengawasan yang dilakukan terbagi menjadi dua bagian, yaitu pencacahan dan pemusnahan. Pencacahan bertujuan untuk mengetahui jumlah rokok yang ditarik kembali dan akan dimusnahkan. Kegiatan ini melibatkan pihak ketiga yaitu PT. Abirama Mandiri sebagai penyedia tenaga kerja saat melakukan pencacahan. Dengan adanya pihak ketiga ini, mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja menjadi lebih baik.

Selain dalam pencacahan, kegiatan pemusnahan juga melibatkan pihak ketiga yaitu PT. Trisurya Plastik yang bertempat di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Kegiatan Pemusnahan rokok dilakukan agar produk yang sudah dilekati pita cukai pada tahun sebelumnya (2018) tidak digunakan lagi pada tahun berjalan (2019). Kegiatan ini adalah bentuk fasilitas yang diberikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kepada pengusaha pabrik rokok agar bisa melakukan kompensasi terhadap pemesanan pita cukai tahun berikutnya.

“Kegiatan ini sudah rutin kami lakukan setiap tahun sesuai dengan peraturan yang ada.” ujar Untung Budijono, selaku Excise Executive PT. HM Sampoerna Tbk. Kegiatan pengawasan ini dapat dilakukan empat kali dalam satu tahun anggaran atau bisa lebih dari empat kali setelah mendapatkan izin dari kepala kantor wilayah. “Diharapkan progress Bea Cukai sebagai instansi yang makin baik dapat selaras dengan progress pegawai Bea Cukai yang juga semakin baik. Bea Cukai sendiri juga diharap bisa menjadi mitra dan membangun mutual relationship serta transparan dengan pengguna jasa” tambah Untung.