Bea Cukai Pasuruan Bersama Badan Karantina Pertanian Lepas Ekspor Biji Kopi Sebesar 20 Ton

Pasuruan (17/10) – Sejalan dengan fungsi Bea Cukai sebagai trade facilitator, Bea cukai pasuruan lepas ekspor sebesar 20 ton. PT. Asal Jaya selaku pengekspor biji kopi yang sudah lama berkecimpung dalam bisnis perkopian, melakukan ekspor green bean robusta sebesar 20 ton dengan perkiraan nilai sebesar 450 juta rupiah. Acara ini dihadiri oleh berbagai instansi terkait, Hannan Budiharto selaku Kepala Kantor Bea Cukai Pasuruan bersama dengan Ali Jamil selaku Kepala Badan Karantina Pertanian memberikan ucapan pembuka.

Kopi Indonesia telah memiliki pasar nama pada kancah Internasional. “Sesuai dengan visi pemerintah untuk menjadikan lumbung pangan dunia, Saya harapkan untuk kedepannya PT. Asal Jaya atau perusahaan ekspor lain bisa mengekspor tidak lagi bahan mentah seperti green bean, melainkan bisa mengekspor roast bean atau bahkan bubuk.” Ujar Ali Jamil pada pembukaan acara pelepasan ekspor tersebut.

Selain ekspor biji kopi oleh PT. Asal Jaya, terdapat pula komoditi pertanian lain yang di ekspor yaitu mangga arum manis oleh PT. Mahkota Multi Mandiri sebesar 1 ton dengan kisaran harga sekitar 150 juta rupiah. Kepada dua perusahaan tersebut diberikan sertifikat penghargaan oleh Kepala Bea Cukai Pasuruan, Hannan Budiharto serta Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil.

Kedepannya diharapkan perusahaan-perusahaan lokal dapat melakukan ekspor sebagai penopang ekonomi negara, serta mewujudkan visi Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.