Bea Cukai Pasuruan Sosialisasikan Ketentuan Cukai Kepada Kelompok Informasi Masyarakat

PASURUAN (11/4) – Pemberantasan rokok ilegal gencar dilakukan. Pekerjaan ini tidak akan optimal jika hanya salah satu pihak saja yang melaksanakan. Tentu, butuh partisipasi aktif dari semua pihak serta elemen masyarakat dalam menekan angka peredaran rokok ilegal.

Untuk itu, Bea Cukai Pasuruan melalui kegiatan yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasuruan, menyampaikan informasi ketentuan perundang-undangan dibidang cukai kepada Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), yang mana nantinya KIM dapat meneruskan informasi tersebut kepada masyarakat.

“Keberadaan KIM diharapkan mampu menjadi wadah dalam mengenali masalah di sekitarnya dengan baik, mencari solusi, mengambil keputusan dan bekerjasama melaksanakan keputusan.” Ujar Kepala Bidang Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti.

Kegiatan yang diselenggarakan selama tiga hari Selasa-Kamis (9-11/4) di Hotel Tanjung Plaza Tretes itu berlangsung kondusif. Peserta terbagi menjadi tiga gelombang dan terlihat antusias saat penyampaian materi oleh Tim Pengawasan dan Penyidikan Bea Cukai Pasuruan.

Kegiatan ini digelar agar seluruh lapisan masyarakat bisa menindaklanjuti hasil sosialisasi. Harapannya, masyarakat turut berkontribusi dengan tidak memasarkan rokok ilegal dan melaporkan kepada aparat jika mengetahui adanya rokok ilegal.

Sebagaimana diketahui, sesuai dengan amanah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2007 bahwa barang siapa yang menawarkan, menjual dan menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai dapat dikenakan sanksi pidana dan administrasi.