Focus Group Discussion : “Kita Persiapkan Implementasi KB Mandiri!”

Pasuruan (28/8) – Sejalan dengan tagline “Bea Cukai Makin Baik” yang selama ini digaungkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kantor Bea Cukai Pasuruan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) tentang Kawasan Berikat Mandiri dan Pemantauan Progress Pembinaan IT Inventory pada hari Selasa, 27 Agustus 2019 di aula KPPBC TMP A Pasuruan.

Hadir dalam acara ini adalah seluruh Kepala Seksi PKC, Kepala Seksi P2, Kepala Seksi KI, seluruh pegawai yang bertugas di hanggar TPB dan seluruh staf perizinan. Kepala Seksi PKC VII, Pitoyo Pribadi dan Kepala Seksi PKC III, Danang Seno Bintoro merupakan pemateri pada acara ini.
Menurut Pitoyo, fasilitas Kawasan Berikat Mandiri ini merupakan bentuk inisiatif strategis yang diberikan Bea Cukai kepada para pemilik perusahaan.

“Makin kesini, Institusi berusaha mengoptimalkan pelayanan yang kita lakukan, salah satunya dengan program terobosan piloting fasilitas Kawasan Berikat Mandiri yang merupakan inisiatif strategis program reformasi kepabeanan dan cukai.” Ujar Pitoyo.

Fasilitas Kawasan Berikat Mandiri merupakan terobosan baru yang diluncurkan oleh Bea Cukai dan saat ini masih dalam tahap uji coba. Sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor KEP-411/BC/2017 tentang Uji Coba Penerapan Kawasan Berikat Mandiri, uji coba penerapan Kawasan Berikat Mandiri sudah mulai dilaksanakan sejak bulan Juli 2017 di tiga Kantor Bea Cukai yaitu KPPBC TMP A Bogor, KPPBC TMP A Semarang dan KPPBC TMP A Pasuruan.

“Sudah ada tiga perusahaan dibawah pengawasan kita yang menerima fasilitas Kawasan Berikat Mandiri, ada Yamaha Musical Products Indonesia (YMPI) dan juga Scandinavian Tobacco Group Indonesia (STGI) yang ada di PIER dan Pandaan. Kedepannya jumlah ini harus kita tingkatkan untuk mendukung program yang dicanangkan oleh atasan, dan kita wajib mendukung perusahaan yang ingin mendapatkan fasilitas Kawasan Berikat Mandiri.” Ucap Danang, menambah penjelasan dari pemateri sebelumnya.