Jadi Responden, Pegawai Bea Cukai Pasuruan Didatangi Pusdiklat Bea dan Cukai

Pasuruan (19/9) – Dalam rangka mengukur efektifitas pelatihan yang dilaksanakan oleh Pusdiklat Bea dan Cukai, pegawai Kantor Bea Cukai Pasuruan menjadi responden dalam wawancara yang dilakukan oleh Pejabat Pusdiklat Bea dan Cukai pada hari Selasa, 17 September 2019 bertempat di Ruang Kepala Kantor Bea Cukai Pasuruan.

Arfin, selaku Widyaiswara Ahlimadya Pusdiklat Bea dan Cukai mengatakan bahwa kegiatan ini adalah eksplorasi pasca pembelajaran pada level ketiga bagi Pusdiklat Bea dan Cukai. “Eksplorasi yang kita lakukan ini adalah untuk mengukur sejauh mana efektivitas pelatihan yang dilakukan, apakah sudah diimplementasikan dan memberikan dampak, terlebih saat ini semua mengacu pada IKU.” Ujar Arfin.

Pegawai yang ditunjuk untuk menjadi responden adalah pegawai yang telah melaksanakan pelatihan teknis pemeriksaan barang penumpang sebagai sampel Pusdiklat Bea dan Cukai. “Tim kami sebenarnya ada 6 orang, dibagi menjadi beberapa wilayah yang berada di Jawa Timur. Kedepannya kami hanya ingin adanya peningkatan efektivitas pelaksanaan pelatihan dalam implementasi di lingkungan kantor maupun satuan kerja, sehingga bisa memberikan dampak secara langsung.” Tambah Arfin.

Salah satu pegawai yang menjadi responden, Choirul Abadi mengungkapkan bahwa dengan adanya wawancara ini dapat menjadi sarana untuk mengungkapkan masukan dan saran secara langsung kepada Pusdiklat Bea dan Cukai. “Melalui wawancara ini, saya bisa mengungkapkan apa saja yang saya rasakan selama mengikuti pelatihan dan setelah melaksanakan pelatihan.” Ujar Choirul.

Arfin berharap apa yang menjadi keluhan bagi para peserta pelatihan dapat tersampaikan meskipun sebelumnya sudah terdapat survey yang dilakukan secara online. Dengan maksud agar sumber daya manusia (SDM) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memiliki keahlian yang mumpuni untuk mewujudkan Bea Cukai Makin Baik.