[PERS] Bongkar Pabrik Rokok Ilegal

WhatsApp Image 2016-09-02 at 16.03.32(2)Kerugian Negara Rp7,6 M

Pasuruan, Memo
     Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe A Kabupaten Pasuruan berhasil membongkar pabrik rokok ilegal. Mesin produksi pembuatan rokok dan mobil pengangkut rokok ilegal berhasil diamanan.

    Heru Pambudi, Direkjen Bea dan Cukai saat press rilis Jumat (2/9) mengatakan, APBN sekarang ini mengalami tekanan. Untuk mendongkrak hal itu, ada beberapa yang harus diperhatikan salah saunya membrantas semua yang berbau ilegal, seperti rokok.

    Pada bulan Maret lalu, tambahnya, Bea dan Cukai Pasuruan berhasil membongkar pabrik rokok ilegal. Kasus ini terungkap, ketika petugas mendapat informasi dari masyarakat setempat, kalau ada bangunan yang dibuat home industri rokok. Dari info itu, petugas langsung melakukan lidik dan penggerebekan.

    “Di dalam bangunan tersebut, petugas menemukan mesin pembuat rokok. Serta ratusan batang rokok SKM dari berbagai merk. Serta 19 karung tembakau iris dengan berat total 337 KG,” jelasnya.

   Selanjutnya, bulan Juli Bea dan Cukai berhasil mengamankan MFR dan S. Modus yang digunakan tersangka, menempelkan pita cukai bekas pada kemasan rokok/

   “MFR diringkus petugas bersama barang bukti mobil saat membawah rokok-rokok dengan memakai cukai palsu. Ketika ditanya soal dokumen, MFR tidak bisa menunjukkannya,” imbuhnya.

    Akhirnya tersangka serta mobil dan 13.600 bungkus rokok diamankan. Tersangka MFR dijerat pasal 54 dan atau pasal 56 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai dengan maksimal 5 tahun penjara. Sedangkan tersangkat S dijerat pasal 50 Undang-Undang Noor 39 Tahun 2007 dengan ancaman 5 tahun penjara dan denda 10 kali lipat nilai cukai.

    Dari dua kasus ini, menambah panjang daftar kasus tindak pidana hasil tembakau yang berhasil diungkap Bea dan Cukai. Sepanjang tahun 2013 hingga 2015, Bea dan Cukai berhasil menindak 2.768 kasus dengan jumlah barang bukti 303.716.059 batang rokok, dengan nilai mencapai Rp 261.267.000.000. Sedangkan bulan Januari sampai dengan Agustus Tahun 2016, Bea dan Cukai berhasil menindak 1.282 kasus, dengan barang bukti yang berhasil disita 154.422.056 atang, senilai Rp 114.783.000.000. (nur/ji)

Source: Koran Memo
Date: Sabtu, 3 September 2016

Add Comment