Press Conference Pemusnahan Rokok Ilegal Hasil Penindakan Kanwil Jatim I dan Kasus Tindak Pidana Rokok KPPBC TMP A Pasuruan (Mesin Produksi Tanpa Izin dan Pita Cukai Bekas)

img_7045-min   Pada tanggal 2 September 2016, KPPBC TMP A Pasuruan telah melaksanakan kegiatan berupa press conference terkait dengan pemusnahan rokok ilegal hasil penindakan Kanwil DJBC Jatim I dan Kasus Tindak Pidana Rokok KPPBC TMP A Pasuruan.

   Hasil penindakan yang ditampilkan pada press conference kali ini yakni mesin produksi tanpa izin yang dapat memproduksi 1.000-1.500 batang rokok per menitnya, mesin ini bermerk Korber Decoufle Max III M.R. No 7080 yang diproduksi tahun 1986, 197.600 batang rokok SKM berbagai merek,19 karung tembakau iris dengan berat total 337 kg, dan alat transportasi yang digunakan pelaku dalam melaksanakan kegiatan ilegalnya. Dari hasil penindakan diatas dapat ditaksir kerugian negara sebesar Rp 7.618.130.450.

   Penindakan ini merupakan upaya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk memberantas kegiatan bisnis rokok ilegal sehingga dapat mengoptimalkan kinerja hasil penerimaan negara dan melindungi kegiatan produksi barang kena cukai yang legal.

   Atas pelanggaran ini pelaku dijerat pasal 50 Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dan denda minimal 2 hingga 10 kali lipat nilai cukai. Sebagai tindak lanjut penanganan kasus, Bea Cukai Pasuruan telah menyerahkan berkas penyidikan Kejaksanaan Negeri Kabupaten Pasuruan untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

   Diharapkan dengan telah dilaksanakan kegiatan Press Conference ini dapat menekan jumlah pelaku yang melaksanakan kegiatan produksi barang kena cukai ilegal serta menjadikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menjadi lebih baik.

Add Comment