Sandang Predikat Kantor Wilayah Bebas dari Korupsi, Bea Cukai Pasuruan Selenggarakan Survei WBK

Pasuruan (4/7) – Sebagai kantor yang telah ditetapkan sebagai kantor berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sejak 2016, Bea Cukai Pasuruan selenggarakan Coffee Morning dalam rangka survei kantor berpredikat WBK, Rabu (3/7/19).

Dalam sambutannya Hannan Budiharto, selaku Kepala Kantor Bea Cukai Pasuruan menyampaikan, evaluasi ini tidak perlu menjadi beban, karena birokrasi sekarang sudah seharusnya bersih (tidak ada lagi korupsi). “Kalau masih ada ya namanya jadul, tidak mengikuti perkembangan”, tegas Hannan.

Menurut Hannan, saat ini proses bisnis sangat transparan. Ditambah lagi sekarang Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tengah melakukan joint program pertukaran data dalam rangka pengawasan kepada pengguna jasa.

“Kalau pada waktu proses Bea Cukai misalnya ada hal yang kami tutupi, prosesnya tidak sesuai dengan yang diharapkan, kemungkinan besar akan ketahuan di DJP”, ungkapnya.

Survei dipandu langsung oleh Subdirektorat Pencegahan Direktorat Kepatuhan Internal DJBC kepada seluruh pengguna jasa di wilayah Bea Cukai Pasuruan dan akan dilakukan setiap tahun nya.

“Bulan Juli dan Agustus ini Bea Cukai Pusat menerjunkan tim untuk melakukan monitoring dan evaluasi atas predikat yang diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) kepada 12 kantor Bea Cukai yang telah lolos di level Kemenpan” jelas Dwijanto Wahjudi, selaku Kepala Subdirektorat Pencegahan Direktorat Kepatuhan Internal DJBC.

Dengan adanya survei ini diharapkan dapat menjadi bahan monitoring dan evaluasi demi perbaikan pelayanan publik serta konsisten mewujudkan birokrasi yang bersih melayani.