Sebelum dimandatory, Bea Cukai Pasuruan Jajal Aplikasi ExSIS

PASURUAN – Bea Cukai sebagai instansi pemerintah yang mendunia tak henti-hentinya berbenah dan terus meningkatkan pelayanan kepabeanan dan cukai di berbagai aspek pelayanan dan pengawasan. Salah satu bentuk jawaban Bea Cukai terhadap globalisasi 4.0 adalah dengan meluncurkan berbagai aplikasi untuk memudahkan pengguna jasa dalam melakukan kegiatan kepabenanan dan cukai.

Baru-baru ini Bea Cukai melalui Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai telah membangun sistem aplikasi berbasis web bernama ExSIS (Excise Service and Information System) atau bisa disebut dengan Sistem Aplikasi Cukai Generasi 3 untuk melakukan proses bisnis dibidang cukai.

Aplikasi yang diinisiasi oleh Direktorat Teknis dan Fasilitas Cukai ini, masih dalam tahap uji coba (piloting) dan secara bertahap akan di terapkan secara penuh (mandatory) di seluruh kantor Bea Cukai.

Pada kesempatan kali ini Bea Cukai Pasuruan ditunjuk Direktorat Teknis dan Fasilitas Cukai untuk melaksanakan piloting terhitung mulai tanggal 12 Februari 2019 dan selanjutnya akan ditetapkan melalui Keputusan Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai.

“Rencananya di tahun 2019 ini semua pengajuan dokumen cukai sudah menggunakan dokumen secara elektronik atau online”ujar Joko Wuryanto selaku Kepala Seksi Pengembalian Cukai pada Direktorat Teknis dan Fasilitas Cukai saat melakukan pendampingan uji coba ExSIS pada Bea Cukai Pasuruan, Selasa 12 Februari 2019.

Tujuan adanya aplikasi ExSIS ini yaitu kedepan pelayanan tanpa tatap muka antara petugas dengan pengguna jasa, bisa melakukan percepatan dalam pelayanan, kecepatan informasi data cukai, kecepatan rekonsiliasi data cukai.