๐—•๐—ฒ๐—ฎ ๐—–๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ถ ๐—ฃ๐—ฎ๐˜€๐˜‚๐—ฟ๐˜‚๐—ฎ๐—ป ๐—ฆ๐—ถ๐—ฎ๐—ฝ ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—บ๐—ฒ๐—ฑ๐—ถ๐—ฎ ๐—ฆ๐—ผ๐˜€๐—ถ๐—ฎ๐—น ๐——๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—˜๐˜๐—ถ๐—ธ๐—ฎ

Pasuruan — Saat ini sebagian besar pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai didominasi oleh generasi milenial. Kata milenial memiliki beberapa aspek yang melekat yakni berbicara soal generasi, dengan rentang usia yang spesifik dan diatribusikan dengan beberapa karakteristik yang terbangun dari kemajuan teknologi. Sebagai generasi yang sangat dekat dengan digitalisasi di berbagai bidang, terutama di bidang media sosial, milenial tanpa disadari memahami adanya keuntungan perkembangan teknologi terhadap keterbukaan informasi.

Namun sebagai Aparatur Sipil Negara , tentu pegawai harus memiliki pedoman berperilaku dalam bermedia sosial. Media sosial memang seperti pisau bermata dua. Di satu sisi dapat dipergunakan sebagai sarana menyambung silaturahim — merajut kembali persahabatan yang lama terputus. Namun, dapat pula menimbulkan permusuhan tajam. ‘Perang’ terbuka yang meluncur tanpa kendali di dunia maya. Tampaknya etika bermedia sosial semakin lama semakin penting untuk mendapat perhatian serius para pegiatnya. Menjawab urgensi beretika dalam bermedia sosial bagi Aparatur Sipil Negara, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menyelenggarakan kegiatan sosialisasi ๐˜—๐˜ฐ๐˜ด๐˜ต ๐˜Š๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ค๐˜ฆ ๐˜ˆ๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ต ๐˜›๐˜ข๐˜ญ๐˜ฌ bertema โ€œAdab dan Azab Bermedia Sosialโ€ pada hari Selasa tanggal 8 Juni 2021 yang diikuti oleh pegawai Bea Cukai, termasuk pegawai Bea Cukai Pasuruan.

Mengawali kegiatan, acara dibuka dengan sambutan oleh Nugroho Wahyu Widodo. Dalam sambutanya, Beliau menyampaikan bahwa dalam bermedia sosial, seorang pegawai tidak hanya membawa nama pribadi melainkan melekat pula nama institusi, teman, dan keluarga. Penyampaian materi sosialisasi ini dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama membahas adab bermedia sosial yang di sampaikan oleh Farchan Noor Rachman (๐˜š๐˜ฐ๐˜ค๐˜ช๐˜ข๐˜ญ ๐˜”๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข ๐˜š๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ค๐˜ช๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ด๐˜ต Direktorat Jenderal Pajak) dan sesi kedua dengan materi โ€œAzab Bermedia Sosialโ€ yang disampaikan oleh Rukijo (Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan).

Jejak Digital dalam bermedia sosial akan terus melekat pada tiap individu. Oleh karena itu, mari kita bertanggung jawab dengan memperhatikan dan mematuhi adab-adab bermedia sosial untuk menjaga diri dan institusi.
.
(PLI BC Pasuruan)
.
#BeaCukaiMakinBaik
#BeaCukaiPasuruan
#MediaSosial
#๐˜ž๐˜ฆ๐˜š๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ท๐˜ฆ๐˜‰๐˜บ๐˜๐˜ฆ๐˜ข๐˜ณ๐˜ต
#BeaCukaiPasuruanMenujuWBBM