𝗗𝘂𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗧𝗡𝗜 𝗝𝗮𝗹𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗧𝘂𝗴𝗮𝘀 𝗱𝗶 𝗧𝗮𝗽𝗮𝗹 𝗕𝗮𝘁𝗮𝘀, 𝗕𝗲𝗮 𝗖𝘂𝗸𝗮𝗶 𝗣𝗮𝘀𝘂𝗿𝘂𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗸𝗮𝗹𝗶 𝗜𝗺𝗽𝗹𝗲𝗺𝗲𝗻𝘁𝗮𝘀𝗶 𝗞𝗲𝗽𝗮𝗯𝗲𝗮𝗻𝗮𝗻

Pasuruan – Dalam rangka menjalankan fungsi 𝘤𝘰𝘮𝘮𝘶𝘯𝘪𝘵𝘺 𝘱𝘳𝘰𝘵𝘦𝘤𝘵𝘰𝘳, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memiliki peran sebagai aparatur pengawasan lalu lintas barang dalam rangka melindungi kepentingan masyarakat melalui berbagai upaya. Mulai dari pencegahan terhadap masuknya barang-barang yang membahayakan keamanan negara, pencegahan barang-barang yang merusak kesehatan dan meresahkan masyarakat, hingga perlindungan masyarakat terhadap masuknya barang yang tidak memenuhi standard.

Demi menjalankan tugas dan fungsi dengan lancar, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menugaskan ribuan pegawainya untuk bertugas di berbagai kantor yang berada di tapal batas. Namun, menjaga perbatasan negara bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus bersinergi dengan institusi pemerintah lainnya, termasuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam rangka menjaga perbatasan Indonesia dan Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baru-baru ini, Panglima TNI menugaskan pasukannya dalam Latpratugas Ops Satgasmar Pam Ambalat XXVIII Tahun Anggaran 2022 untuk menjaga perbatasan negara. Untuk itu, Komandan Komando Latih Korps Marinir Puslatpurmar-3 Grati Pasuruan memberikan pelatihan kepada pasukan terkait dengan mengundang Bea Cukai Pasuruan sebagai pemateri/instruktur latpratugas Pam Ambalat.

𝗛𝗮𝗻𝗻𝗮𝗻 𝗕𝘂𝗱𝗶𝗵𝗮𝗿𝘁𝗼 selaku 𝗞𝗲𝗽𝗮𝗹𝗮 𝗞𝗮𝗻𝘁𝗼𝗿 𝗕𝗲𝗮 𝗖𝘂𝗸𝗮𝗶 𝗣𝗮𝘀𝘂𝗿𝘂𝗮𝗻 menugaskan tim untuk menjadi pemateri/instruktur latpratugas Pam Ambalat. Pemberian materi disampaikan oleh Joko Wuriyanto selaku Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Bea Cukai Pasuruan di Indoorspot Puslatpurmar-3 Grati Pasuruan dengan diikuti oleh 130 orang prajurit marinir yang akan ditugaskan di tapal batas.

Kegiatan berlangsung interaktif, terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta. Meskipun tidak berlokasi di tapal batas, Bea Cukai Pasuruan dapat berkontribusi aktif dalam pemberian materi kepabeanan ke instansi lain yang membutuhkan.