๐—š๐—ถ๐—ฎ๐˜ ๐—š๐—ฒ๐—บ๐—ฝ๐˜‚๐—ฟ ๐—ฅ๐—ผ๐—ธ๐—ผ๐—ธ ๐—œ๐—น๐—ฒ๐—ด๐—ฎ๐—น, ๐—•๐—ฒ๐—ฎ ๐—–๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ถ ๐—ฃ๐—ฎ๐˜€๐˜‚๐—ฟ๐˜‚๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ผ๐—บ๐—ฝ๐—ฎ๐—ธ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐—น๐˜‚๐—ฎ๐˜€ ๐—”๐˜‚๐—ฑ๐—ถ๐—ฒ๐—ป๐˜€ ๐—ฆ๐—ผ๐˜€๐—ถ๐—ฎ๐—น๐—ถ๐˜€๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ ๐—ฃ๐—ฒ๐—บ๐—ฑ๐—ฎ

Pasuruan — Kegiatan Gempur Rokok Ilegal yang terus dilakukan oleh Bea Cukai Pasuruan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan Pemerintah Kota Pasuruan, merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang telah disusun dan direncanakan menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Layaknya gagasan โ€œdari kita, oleh kita, dan untuk kitaโ€, DBHCHT tahun ini dibagikan ke masyarakat melalui 3 bidang, yakni kesejahteraan masyarakat 50%, penegakan hukum 25%, dan Kesehatan 25%.

Sosialisasi yang sedang dilaksanakan merupakan salah satu kegiatan yang mendukung bidang penegakan hukum, yaitu sosialisasi ketentuan di Bidang Cukai. Dengan mengikutsertakan berbagai kelompok dan lapisan kalangan masyarakat di Kota dan Kabupaten Pasuruan, Bea Cukai Pasuruan bersama Pemda komitmen untuk terus mengedukasi masyarakat tentang pemberantasan rokok ilegal.

Terhitung dalam waktu 6 hari kemarin (11 Oktober 2021 hingga 16 Oktober 2021), Bea Cukai Pasuruan telah melakukan sosialisasi dengan tema Gempur Rokok Ilegal sebanyak 20 kali secara tatap muka di wilayah Kabupaten Pasuruan. Kesuksesan kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Bea Cukai Pasuruan dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di bawah Pemerintah Kabupaten Pasuruan sebagai penyelenggara kegiatan sosialisasi.

Diawali pada hari Senin (11/10), Bea Cukai Pasuruan bersama dengan Satpol PP Kabupaten Pasuruan mendatangi masyarakat secara langsung, dengan konsep 3 desa dalam kecamatan yang sama. Sosialisasi diadakan di Balai/Kantor Desa dengan mengundang masyarakat sekitar. Kegiatan bersama Satpol PP Kabupaten Pasuruan ini, dilaksanakan dengan konsep yang sama hingga hari Kamis (14/10).

Keesokannya (15/10), selain dengan Satpol PP, Bea Cukai Pasuruan juga melaksanakan sosialisasi dengan Diskominfo Kabupaten Pasuruan, Bakesbangol Kabupaten Pasuruan, dan Disperindag Kabupaten Pasuruan. Dengan demikian, dalam satu hari, Bea Cukai Pasuruan serentak menghadiri sosialisasi sebagai narasumber dalam 6 kegiatan sekaligus bersama dengan beberapa OPD Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Bakesbangol Kabupaten Pasuruan masih melanjutkan sosialisasi dengan Bea Cukai Pasuruan hingga hari Jumโ€™at (15/10) dengan mengundang RT/RW dan tokoh masyarakat di kecamatan yang lainnya. Sedangkan Diskominfo Kabupaten Pasuruan, menggandeng kembali Bea Cukai Pasuruan untuk menjadi narasumber sosialisasi pada hari Kamis (14/10). Kegiatan sosialisasi sepekan ditutup dengan sosialisasi yang diadakan Dinkop Kabupaten Pasuruan pada hari Sabtu (16/10), dengan mengundang IKM-UMKM di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Dalam satu pekan sosialisasi ini, ๐—›๐—ฎ๐—ป๐—ป๐—ฎ๐—ป ๐—•๐˜‚๐—ฑ๐—ถ๐—ต๐—ฎ๐—ฟ๐˜๐—ผ selaku ๐—ž๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—น๐—ฎ ๐—ž๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ผ๐—ฟ ๐—•๐—ฒ๐—ฎ ๐—–๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ถ ๐—ฃ๐—ฎ๐˜€๐˜‚๐—ฟ๐˜‚๐—ฎ๐—ป menugasi 7 orang Kepala Seksi dan 6 orang pejabat fungsional serta beberapa pelaksana untuk melaksanakan sosialisasi yang telah dijadwalkan, sebagai bentuk dukungan dalam kegiatan Gempur Rokok Ilegal tanpa menganggu kegiatan pelayanan Bea Cukai Pasuruan.

Dengan adanya kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Bea Cukai Pasuruan, diharapkan masyarakat lebih memahami dan mengerti bahaya dari peredaran rokok ilegal.
Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara merata ke berbagai wilayah yang ada di Kabupaten Pasuruan. Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal juga merupakan perwujudan dari peran Bea Cukai dalam melindungi masyarakat, khususnya dari peredaran rokok ilegal.

(PLI BC Pasuruan)