𝘽𝙍𝙀𝘼𝙆 𝙏𝙃𝙀 𝙇𝙄𝙈𝙄𝙏𝙎

Tahun 2021 merupakan saksi terciptanya rangkaian cerita dan karya yang terwujud nyata. Tentunya bukan tahun yang mudah bagi Bea Cukai Pasuruan. Di tengah pandemi yang tak kunjung berhenti, begitu banyak target dan tuntutan pekerjaan yang harus dijalani. Namun, dengan semangat, usaha, dan kinerja yang nyata dari seluruh pejabat, pegawai, dan berbagai elemen pendukung, Bea Cukai Pasuruan berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.

“𝘽𝙧𝙚𝙖𝙠 𝙏𝙝𝙚 𝙇𝙞𝙢𝙞𝙩𝙨”
menjadi klausa yang paling tepat untuk menjadi gambaran atas seluruh capaian dan kinerja Bea Cukai Pasuruan dalam kurun waktu tahun 2021.

𝗣𝗲𝗻𝗲𝗿𝗶𝗺𝗮𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗮 𝗖𝘂𝗸𝗮𝗶 𝗣𝗮𝘀𝘂𝗿𝘂𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗿𝘁𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶 𝘀𝗲-𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝗦𝗲𝗻𝗶𝗹𝗮𝗶 𝗥𝗽53,2 𝗧𝗿𝗶𝗹𝗶𝘂𝗻

Pasuruan (07/01) — Penerimaan Bea Cukai Pasuruan kembali meraih angka tertinggi di seluruh Kantor Bea Cukai se-Indonesia. Hingga tutup tahun 2021, Bea Cukai Pasuruan berhasil menghimpun penerimaan Negara dengan total Rp53.247.875.733.016,-. Hal ini membuat kinerja penerimaan Bea Cukai Pasuruan berhasil melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp48.479.287.805.000,- atau setara 109,84% dari target. Capaian penerimaan tersebut berkontribusi 85,84% dari keseluruhan penerimaan Kantor Wilayah Bea Cukai Jatim I dan 19,71% dari keseluruhan penerimaan kantor Bea Cukai seluruh Indonesia.

Capaian Rp 53,2 Triliun terdiri dari penerimaan pabean dan penerimaan cukai. Untuk penerimaan pabean sebesar Rp30.953.788.505,- atau 132,78% dari target senilai Rp23.312.036.000,-. Penerimaan pabean tumbuh 22,97% dari tahun sebelumnya. Pada bidang Cukai, Bea Cukai Pasuruan berhasil menghimpun Rp53.216.921.944.511,- atau 109,83% dari target yang ditetapkan sebesar Rp48.455.975.769.000,-. Tumbuh 13,75% dari tahun sebelumnya.

𝗕𝗲𝗮 𝗖𝘂𝗸𝗮𝗶 𝗣𝗮𝘀𝘂𝗿𝘂𝗮𝗻 𝗔𝗺𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗛𝗮𝘀𝗶𝗹 𝗣𝗲𝗻𝗶𝗻𝗱𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗦𝗲𝗻𝗶𝗹𝗮𝗶 𝗥𝗽13,39𝗠

Pasuruan (07/01) — Bea Cukai Pasuruan terus berupaya dalam memberantas barang ilegal. Sepanjang tahun 2021 Bea Cukai Pasuruan berhasil mengamankan barang ilegal dengan total perkiraan nilai barang sebesar Rp13.390.982.901,-. Sejumlah barang tersebut diamankan melalui pelaksanaan penindakan dengan jumlah 106 penindakan. Dari barang yang diamankan, diperkirakan mencakup nilai cukai sebesar Rp10.648.761.798, – dengan total potensi kerugian Negara yang diamankan senilai Rp11.841.302.347,-.

Barang bukti hasil penindakan tersebut berupa 10.038.254 batang rokok ilegal, 1.546 botol Minuman Mengandung Etil Alkohol ilegal, dan 143 keping Pita Cukai ileg. Dari 106 penindakan, dilanjutkan ke status penyidikan dengan 2 surat PDP yang keduanya telah mendapatkan surat P-21 dari Kejaksaan.

𝗕𝗲𝗮 𝗖𝘂𝗸𝗮𝗶 𝗣𝗮𝘀𝘂𝗿𝘂𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗶𝘁𝗸𝗮𝗻 13 𝗜𝘇𝗶𝗻 𝗣𝗮𝗯𝗿𝗶𝗸 𝗥𝗼𝗸𝗼𝗸 𝗕𝗮𝗿𝘂 𝗱𝗮𝗻 𝗗𝗮𝗺𝗽𝗶𝗻𝗴𝗶 𝗘𝗸𝘀𝗽𝗼𝗿 𝗣𝗲𝗿𝗱𝗮𝗻𝗮 2 𝗜𝗞𝗠 𝗕𝗶𝗻𝗮𝗮𝗻

Pasuruan (07/01) – Sejalan dengan visi Bea Cukai untuk memfasilitasi perdagangan dan industri, Bea Cukai Pasuruan secara aktif mendorong pertumbuhan Industri baik industri di bidang cukai maupun pabean.

Seperti diketahui, Industri Kecil dan Menengah (IKM) merupakan sektor mayoritas dari populasi industri di Indonesia. Pada tahun 2021 kemarin, Bea Cukai Pasuruan telah melaksanakan pembinaan kepada beberapa IKM di wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan. Pembinaan ini dilakukan untuk mendorong agar IKM di wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan dapat mengembangkan usahanya dan melakukan ekspor. Usaha tidak akan mengkhianati hasil. Meskipun pandemi Covid-19 belum usai, Bea Cukai Pasuruan akhirnya dapat mengantarkan 2 Industri Kecil Menengah binaannya untuk memasarkan produk mereka hingga ke luar negeri.

Tidak hanya itu, Bea Cukai Pasuruan juga menerbitkan izin bagi 13 pabrik rokok baru di Pasuruan tanpa dipungut biaya sama sekali. Hal tersebut mengindikasikan bahwa industri pengolahan hasil tembakau semakin bergairah dan menjadi bukti bahwa pemulihan ekonomi di Pasuruan berjalan dengan baik.

Sepanjang tahun 2021, terdapat sebanyak 118 Pabrik Rokok, 48 Tempat Penimbunan Pabean, serta 2 IKM yang dilayani oleh Bea Cukai Pasuruan.