Musim Pagebluk, Bea Cukai Pasuruan Berhasil Kumpulkan Rp30,49 T per 25 Agustus 2021

Sebagai kantor dengan penerimaan cukai tertinggi di Indonesia, Bea Cukai Pasuruan selalu berupaya mencapai target yang telah diberikan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Askolani. Terlebih di masa pandemi, tanpa dipungkiri, sektor perekonomian sangat merasakan dampaknya.

Untuk memastikan target penerimaan cukai dan memutakhiran keadaan penerimaan kantor-kantor utama penyumbang penerimaan cukai, Direktur Penerimaan dan Perencanaan Strategis, Lupi Hartono, mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Prospek Penerimaan Cukai Tahun 2021 di Aula Kanwil Bea Cukai Jawa Barat. Seluruh tamu undangan yang hadir diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan dengan melakukan SWAB/PCR sebelum menghadiri kegiatan yang dilaksanakan pada hari Senin dan Selasa (30/08 – 31/08).

Hannan Budiharto selaku Kepala Kantor Bea Cukai Pasuruan dan Puspita Endah Buana selaku Kepala Seksi Perbendaharaan beserta satu Pegawainya pun diundang dalam FGD tersebut. Sebagai salah satu unit vertikal DJBC yang diundang, Hannan memaparkan langkah dan upaya Bea Cukai Pasuruan untuk mencapai target yang diberikan tahun ini, sesuai dengan tema FGD kali ini, “Strategi Mengamankan Target Cukai 2021”.

Hingga 25 Agustus 2021, Bea Cukai Pasuruan berhasil meraih target sebesar 63.47% dari Target APBN 2021 dengan realisasi Rp30.49 T dari Rp48 T. Jika dibandingkan dengan tahun 2020, kinerja penerimaan Bea Cukai Pasuruan di tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 18.5%.

Bea Cukai Pasuruan memastikan target dapat tercapai dengan melakukan Monitoring Kinerja P3C. Berdasarkan monitoring per 25 Agustus 2021, Bea Cukai Pasuruan telah menyerap P3C sebesar 84,29%. Target disusun sampai dengan bulan September sebagai antisipasi efek PMK 57/2017 dimana CK-1 kredit yang menjadi penerimaan di tahun berjalan hanya s.d. bulan Oktober. Oleh karena itu, target disusun berdasarkan proyeksi CK-1 kredit sampai dengan Bulan Oktober. Apabila target P3C tercapai, maka proyeksi target penerimaan cukai 2021 dapat dicapai bahkan dilampaui.

Demi mencapai target yang telah di amanahkan, Bea Cukai Pasuruan melakukan beberapa langkah atau upaya untuk mengoptimalkan penerimaan cukai 2021. Diantaranya dengan melakukan monitoring P3C dan CK-1, melakukan visiting dan asistensi secara berkala dan berkelanjutan yang dilaksanakan triwulanan, dan meningkatkan kinerja pengawasan dan penindakan BKC ilegal.

Pada akhir pemaparan materi, Hannan berharap Bea Cukai Pasuruan dan seluruh instansi vertikal kantor DJBC lainnya, dapat mencapai target bahkan dapat melebihi target yang telah ditentukan. Semua penerimaan yang didapat merupakan bagian dari APBN 2021 dan pastinya akan dikembalikan sepenuhnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(PLI Bea Cukai Pasuruan)